MUHAMMADIYAHPEKAJANGAN.OR.ID, KEDUNGWUNI - Majelis Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup (MPMLH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan sukses menggelar Panen Raya Tahap 1 Program JagungMu pada Ahad, 5 Syafar 1448 H atau 19 Juli 2026. Kegiatan berlangsung di Area Perkebunan JagungMu, Desa Podo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.
Panen raya ini menjadi bukti bahwa Muhammadiyah tidak hanya aktif dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan dakwah, tetapi juga serius mengembangkan sektor pertanian sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Ketua MPMLH PDM Kabupaten Pekalongan, Islah Milono, menjelaskan bahwa penanaman jagung dimulai pada pertengahan Maret 2026. Setelah sekitar empat bulan masa tanam, hasilnya kini siap dipanen.
"Lahan yang kami kelola seluas 3,8 hektare dengan empat varietas unggulan, yaitu Bisi Maskot, Bisi Macho, NK Sakti, dan Dewo 99. Khusus Bisi Macho kami siapkan untuk kebutuhan pakan burung," jelasnya.
Program JagungMu ini dikerjakan bersama Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Pekalongan sebagai mitra utama di lapangan. Islah juga menyampaikan terima kasih kepada MPM PWM Jawa Tengah, MPM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, serta Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Pekalongan yang terus memberikan pendampingan sejak proses penanaman hingga panen.
Wakil Ketua PDM Kabupaten Pekalongan, H. Drs. Mardi Raharjo, mengapresiasi semangat MPMLH yang terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, sebelumnya MPMLH juga telah mengembangkan berbagai program pertanian seperti kebun alpukat dan budidaya padi hibrida. Ada yang berhasil, ada pula yang menjadi pengalaman berharga untuk terus berbenah.
"Yang terpenting adalah terus berkarya dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas, bukan hanya untuk warga Muhammadiyah," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keberadaan mushala yang dibangun di tengah area perkebunan. Dengan adanya fasilitas tersebut, para petani tetap dapat melaksanakan salat Dzuhur dan Ashar berjamaah meski sedang bekerja di lahan.
"Bekerja tetap semangat, ibadah juga tidak ditinggalkan. Semoga MPM PP Muhammadiyah di bawah kepemimpinan Bapak Dr. M. Nurul Yamin, M.Si terus mendampingi dan membina kami," tambahnya.
Suasana panen raya terasa semakin istimewa ketika Lagu Sang Surya berkumandang di tengah hamparan perkebunan jagung.

Ketua MPM PP Muhammadiyah, Dr. M. Nurul Yamin, M.Si, mengaku bangga melihat semangat warga Muhammadiyah yang mampu menghadirkan gerakan pertanian produktif.
"Hari ini Lagu Sang Surya berkumandang di area pertanian. Kalau dinyanyikan di gedung atau aula mungkin sudah biasa, tetapi di tengah sawah seperti ini memberikan semangat yang luar biasa," ungkapnya.
Ia berharap MPMLH PDM Kabupaten Pekalongan terus melahirkan inovasi baru, khususnya dalam memberdayakan para petani agar sektor pertanian semakin maju dan memberi manfaat yang lebih luas.
Panen Raya JagungMu juga menjadi ajang memperkenalkan teknologi pertanian modern kepada masyarakat.
Salah satu yang menarik perhatian adalah demonstrasi drone pertanian DJI Agras T25 yang mampu membawa muatan hingga 25 kilogram untuk membantu penyemprotan tanaman secara lebih cepat dan efisien.
Islah menjelaskan bahwa sebenarnya tersedia tipe drone dengan kapasitas lebih besar, bahkan mampu mengangkut hasil panen hingga 100 kilogram. Namun, saat ini MPMLH masih menggunakan drone berkapasitas 25 kilogram.
Selain drone, pengunjung juga disuguhi demonstrasi Combine Corn Harvester, mesin pemanen jagung yang mampu memotong batang, memetik tongkol, mengupas kulit, hingga memipil jagung dan langsung memasukkannya ke dalam karung hanya dalam satu proses kerja. Kehadiran alat ini dinilai mampu menghemat waktu sekaligus mengurangi kebutuhan tenaga kerja.
Ketua PCM Kedungwuni, Mustami'an, S.E., berharap keberhasilan Program JagungMu di Desa Podo dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Menurutnya, masih banyak lahan tidur milik pemerintah daerah yang berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian produktif melalui kerja sama dengan Muhammadiyah.
Harapan tersebut juga mendapat dukungan dari perwakilan PRM Pisma, H. Abdul Azis Muri, yang hadir dalam kegiatan panen raya.
Panen Raya JagungMu Tahap 1 ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya gerakan pertanian Muhammadiyah yang semakin kuat, produktif, dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Pekalongan.


Kontributor : Shofani (MPI PCM Pekajangan)
Powered by Froala Editor