MUHAMMADIYAHPEKAJANGAN.OR.ID, KEDUNGWUNI - "Untuk menarik jamaah ikut pengajian, kasihlah materi yang enteng-enteng, sediakan sarapan bareng, supaya lebih bahagia, karena bahagia itu sehat, dan sehat itu berumur panjang" begitulah pesan dari Pak Kyai Hasyim pada pengajian ahad pagi tadi yang dihadiri lebih dari 1.300 jamaah dari segenap warga Muhammadiyah & 'Aisyiyah se-Cabang Pekajangan beserta pimpinan, ortom dan AUMnya, hadir juga memeriahkan dari Muhammadiyah Bligo, Kedungwuni bahkan sampai beberapa Cabang sekitar Kabupaten dan Kota Pekalongan yang diselenggarakan di Pekajangan Gg. 23 Kecamatan Kedungwuni. (1/5/2025)
Ketua PRM Pekajangan Timur IV, H. Imron Karnodalam sambutannya mengucapakan banyak terima kasih kepada segenap pihak yang mensukseskan pengajian ini, beliau juga berpesan hiburan itu boleh tetapi untuk mengingatkan kita pada kematian seraya sambil menyanyikan lagu nasidaria, bahwa hidup itu untuk beramal sebaai bekal.
Drs. KH. Amat Sulaiman, M.H selaku Wakil PCM Pekajangan dala sambutannya memberikan semangat kepada para jamaah bahwasannya dari rumah menuntut ilmu akan dimudahkan jalannnya menuju syurga. Tidak lupa juga mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya telah mensukseskan acara pengajian ahad pagi. Kami atas nama pimpinan cabang juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan rantai Muhammadiyah dan Aisyah Pekajangan Timur 4 sebagai penyelenggara yang telah menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. "Saya dengar ibu-ibu jam 3 malam itu sudah nata-nata termasuk untuk sarapan dan nyamikan kemudian untuk pengajian" Tutur Pak Kaji Sulaiman.
Beliau menginfokan pengajian yang akan datang di PRM Tangkil Tengah pada bulan juli mendatang.

Selanjutnya acara pengajian inti oleh Drs. KH. Nur Hasyim (Ketua Lembaga Pemberdayaan dan Pembinaan Masjid Mushola Muhammadiyah PDM Kabupaten Pemalang) menyampaikan pentingnya berkurban khususnya bagi orang yang sudah mampu melaksanakan. Karena menurut hadits Rasullullah SAW yang menunjukkan wajibnya pula adalah hadits Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ فَلاَ يَقْرَبَنَّ مُصَلاَّنَا
“Barangsiapa yang memiliki kelapangan (rizki) dan tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ibnu Majah no. 3123.)
Bahwasannya seseorang yang sudah diberikan rezeki berlebih hendaknya berkurban, jangan sampai sudah banyak rezeki ketika ditanya panitia kurban "Wong urung ono duit nggo kurban" tapi setelah lebaran kurban tiba-tiba dirumah sudah ada Honda PCX, beli tanah dsb. Nah hal semacam inilah yang tidak dianjurkan sebagaimana hadits diatas.
serta didalam QS Surat Al-Kautsar ayat 2 dijelaskan
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنْحَرْ
"Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berqurbanlah."
bahwa dengan anjuran berkurban kepada orang-orang yang mampu, mempunyai kelebihan hartanya dan dilimpahkan rezekinya sebagai wujud syukur.
Sebagai motivasi bahwa PCM Batur tahun kemarin 2024 jumlah hewan kurban mencapai 600-an yang terdiri dari 400-an ekor sapi dan 200 ekor kambing, sehingga per kepala keluarga disana mendapatkan 5 kg daging sehingga begitu makmur.
Harapannya satu-satunya PCM yang bisa menyamai PCM Batur adlaah PCM Pekajangan yang mana secara ekonomi dan AUM nya sudah sukses dan maju. Amiin


Sumber : Shofani-Rizqon (MPI Pekajangan)
Powered by Froala Editor