MUHAMMADIYAHPEKAJANGAN.COM, KEDUNGWUNI - Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Pekajangan menggelar acara Pengukuhan Direktur RSIA 'Aisyiyah Pekajangan Masa Jabatan 2024-2028 yang diselenggarakan di Gedung Dakwah PCM Pekajangan, acara tersebut dihadiri PWA Jawa Tengah, PDM & PDA Kabupaten Pekalongan, PCM & PCA Pekajangan segenap tamu undangan. (9/12/2024)
Ketua PCA Pekajangan, Hj. Herowati, S.Ag mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap pihak yang mensukseskan kegiatan pengukuhan Direktur RSIA 'Aisyiyah Pekajangan ini, berkat kerja keras Majelis Kesehatan PWA Jawa Tengah menetapkan dr. H. Widjdan Kadir sebagai Direktur RSIA 'Aisyiyah Pekajangan, dengan kerja keras semoga Allah SWT memberikan pertolongan kepada kita semua, RSIA kedepannya lebih maju dan baik, serta menjadi rujukan bagi masyarakat di Kabupaten Pekalongan dalam pelayanan. Sebelum menutup sambutannya beliau mengingatkan dalam QS. A;-Insyirah ayat 7-8, "Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan. Apabila engkau telah selesai (dengan suatu kebajikan), teruslah bekerja keras (untuk kebajikan yang lain). Harapannya setelah pengukuhan ini, RSIA 'Aisyiyah Pekajangan diberikan kelancaran, maju bersama." ucap beliau.
Menurut dr. H. Widjdan Kadir selaku Direktur RSIA 'Aisyiyah Pekajangan yang baru, kunci utama untuk mencapainya adalah kerja sama yang solid antar seluruh pihak yang terlibat. "Dengan bahu-membahu, kita bisa membangkitkan kembali RSIA 'Aisyiyah Pekajangan agar bisa lebih baik. Kami akan mengelola rumah sakit ini dengan manajemen yang lebih profesional agar terus berkembang," ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Widjdan berharap agar sisi pelayanan rumah sakit, terutama dalam pengelolaan administrasi, dapat ditingkatkan secara signifikan. Menurutnya, pelayanan yang efisien dan administrasi yang rapi akan menjadi landasan utama dalam mencapai pelayanan kesehatan yang optimal bagi pasien.
Sebagai langkah awal, pihak RSIA 'Aisyiyah Pekajangan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas manajerial dan operasional rumah sakit, dengan harapan bisa memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pasien dan masyarakat sekitar.

Dr. Eny Winaryati, M.Pd selaku Ketua PWA Jawa Tengah memberikan motivasi perjuangan tokoh 'Aisyiyah dalam memperjuangkan organisasi wanita pada zaman sebelum era kemerdekaan, dengan diawali Putri Mardika adalah organisasi wanita yang berdiri pada 1912 di Jakarta. Organisasi ini dibentuk untuk membantu dan membimbing pada gadis bumi putera saat menuntut ilmu dan berpendapat di depan umum. Selain itu, Putri Mardika juga bertujuan untuk memperbaiki kehidupan perempuan yang dikatakan sebagai manusia mulia. Kehidupan, Kiprah, dan Akhir Hidup Latar Belakang Pada masa penjajahan, rakyat pribumi sudah memiliki kesadaran untuk memajukan perempuan. Upaya memberdayakan perempuan dilakukan dengan membentuk organisasi. Organisasi wanita ini bahkan sudah berkembang sebelum tahun 1920 dan akhirnya tutup.
"Organisasi adalah kekuatan besar yang akan memecahkan berbagai persoalan jika kita bisa bersinergi dengan baik," ujar Dr. Eny. Menurutnya, karakter 'Aisyiyah yang selalu berpikir jauh ke depan, sangat relevan dengan kondisi saat ini yang terus berkembang, terutama di era kemajuan teknologi dan informasi yang pesat.
Dengan visi dan misi tersebut, diharapkan RSIA 'Aisyiyah Pekajangan akan semakin mampu memberikan kontribusi besar bagi masyarakat, serta mendukung kemajuan umat di era digital ini.
Acara ditutup dengan do'a bersama oleh Sekretaris PCM Pekajangan, Ustadz Luqman Hakim, S.Pd

Sumber Berita : MPI PCM Pekajangan
Powered by Froala Editor