Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan menggelar acara Halal Bihalal Keluarga Besar Muhammadiyah dan 'Aisyiyah Kabupaten Pekalongan di halaman Komplek IMBS Miftahul Ulum, Pekajangan pada Sabtu (26/4/2025)
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S., Jajaran PDM dan PDA Kabupaten Pekalongan serta Kota Pekalongan, Pimpinan Cabang, Ranting, Ortom, AUM Muhammadiyah-'Aisyiyah se-Kabupaten Pekalongan, Camat Kedungwuni, unsur TNI dan Polri, serta masyarakat umum area Pekalongan. Dimeriahkan juga stand UMKM dari berbagai ranting sampai tingkat daerah untuk memperkenalkan produk lokal.

Ketua Majelis Tabligh PDM Kabupaten Pekalongan, Dr. KH. Sumarno, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Muhammadiyah dan 'Aisyiyah yang telah hadir dan memeriahkan acara tersebut. Ia menegaskan bahwa Halal Bihalal ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga Muhammadiyah dan masyarakat luas.
Drs. KH. Mulyono, Ketua Umum PDM Kabupaten Pekalongan menyampaikan perlunya silaturahim antar warga Muhammadiyah se-Kabupaten Pekalongan, karena dengan kegiatan ini bisa merekatkan silaturahmi, beliau menambahkan harapannya kepada Pemerintah Daerah untuk bisa bersinergi dengan Muhammadiyah di Kabupaten Pekalongan.
Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada Muhammadiyah sebagai organisasi yang konsisten memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, baik di tingkat nasional maupun di Kabupaten Pekalongan.
Acara semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh Prof. Dr. KH. Din Syamsuddin, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005–2015. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya ukhuwah dan kerukunan antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dalam menjaga persatuan bangsa. Hal ini, menurut beliau, merupakan komitmen yang telah dicanangkannya sejak memimpin Muhammadiyah.
Beliau juga mengingatkan bahwa memaafkan lebih mulia daripada hanya meminta maaf, serta menekankan bahwa silaturahmi tidak hanya dibangun saat Idul Fitri, tetapi perlu terus dirawat sepanjang waktu.


Sumber : MPI PCM Pekajangan
Powered by Froala Editor