MUHAMMADIYAHPEKAJANGAN.OR.ID, KEDUNGWUNI - Dalam semangat bulan yang penuh berkah ini, Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah (Pauddasmen) PCA Pekajangan menggelar acara Halal bi Halal bersama seluruh pengurus serta para pengajar PAUD, TK Abba, dan TPA, guna menguatkan, mempererat ukhuwah dan meningkatkan sinergi antar lembaga pendidikan. Kegiatan ini bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pekajangan yang berlangsung dengan penuh keceriaan dan keharuan, setelah sebulan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dan juga Idul Fitri 1446H, inilah momen dimana semua pengajar yang ternaungi oleh Majelis Pauddasmen PCA Pekajangan meliputi Guru Paud, TK Abba dan TPA kini saling bersilaturahmi dan saling memaafkan. (11/4/2025).
Mengawali acara, lantunan ayat suci Al Qur'an dikumandangkan oleh Siti Uminah, S.Pd., suaranya yang khas membuat khidmat suasana tersebut. Dilanjutkan pertama yang disampaikan Hj. Rakhmawati Anggraini, S.H selaku Ketua Majelis Pauddasmen PCA Pekajanga, beliau menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada seluruh jajaran dan tamu undangan terkhusus para pengajar Paud, TK Abba dan TPA se Cabang Pekajangan, serta tak lupa ucapan maaf karena masih dalam suasana lebaran.

Hj. Megawati, M.Pd. selaku PCA Pekajangan dalam sambutannya menuturkan arti pentingnya menjaga dan memperkuat tali silaturahmi, khususnya di lingkungan pendidikan.
“Silaturahmi berasal dari dua kata, ‘sila’ yang berarti menyambung, dan ‘rahim’ yang berarti kekeluargaan. Jadi, silaturahmi memiliki makna menyambung kekeluargaan agar tetap terjalin harmonis,” ujar Hj. Megawati di hadapan para pengurus dan pengajar PAUD, TK Abba, serta TPA.
Beliau juga menekankan bahwa suasana penuh kasih dan saling menghargai di antara para pendidik akan berdampak positif pada lingkungan belajar, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Acara dilanjutkan Mauidhotul Hasanah yang di sampaikan oleh beliau Drs. KH. Amat Sulaiman, M.H selaku Majelis Tabligh PDM Kabupaten Pekalongan, dalam tausyiahnya beliau menuturkan arti pentingnya silaturahim, karena dalam hadist Rasulullah SAW disampaikan "Tidak akan masuk surga orang yang suka memutus tali silaturahim."
Beliau juga menceritakan asal usul silaturahmi, asal usul tradisi Halal bi Halal yang ternyata itu hanya ada di Indonesia dan sudah di mulai sejak zaman kolonial Belanda supaya untuk menghindari para penjajah menangkap orang-orang sipil pada masa itu.
Tak lupa acara di tutup dengan do'a dan ramah tamah khas Halal bi Halal yakni bersalaman satu sama lain dan makan bersama.


Sumber : Shofani MPI PCM Pekajangan
Powered by Froala Editor