PCM Pekajangan menggelar acara Groundbreaking Ceremony SLB Muhammadiyah Pekajangan (Sabtu, 3 Februari 2024 / 22 Rajab 1445H), acara tersebut dihadiri sekitar 200an tamu undangan dari PDM dan PDA Kab. Pekalongan, PCM dan PCA Pekajangan, Majelis Dikdasmen & PNF PDM Kab. Pekalongan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pekalongan, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Pekalongan, Kepala Dinas Sosial Kab. Pekalongan, Camat Kedungwuni, Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kedungwuni, Lurah Pekajangan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Pekalongan, Kepala Puskesmas Kedungwuni 1, Kepala Puskesmas Kedungwuni 2, Kepala Puskesmas Buaran, Kepala Puskesmas Karangdadap, Kepala Puskesmas Wonopringgo, Kepala AUM se-Cabang Pekajangan, Kepala TK se-Kedungwuni, Ortom se-Cabang Pekajangan, Majelis Lembaga se-Cabang Pekajangan, Ranting Muhammadiyah se-Cabang Pekajangan, Nahdlatul Ulama Pekajangan, serta tamu undangan lainnya.

Lantunan ayat suci Alqur'an mengawali pembukaan acara yang dibacakan oleh ustadz Mufadhol Abqori, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya yang dipandu oleh Fairuz Arifia sebagai dirigen serta do'a dipimpin oleh Ustadz Zainal.
H. Abdul Shomad, SE selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan dalam sambutannya menyampaikan banyak terima kasih kepada segenap elemen yang turut membantu berdirinya SLB Muhammadiyah Pekajangan, karena rencana pendirian SLB ini sudah dicanangkan sejak periode PCM Pekajangan sebelumnya saat dipimpin dr. Achmad Dahlan, Sp.OG dan terealisasi pada tahun 2024, SLB Muhammadiyah Pekajangan merupakan SLB swasta pertama yang dibangun di Kabupaten Pekalongan dengan lahan seluas 2.300m² yang insyaallah akan didirikan sekitar 20 ruang kelas untuk 8 siswa per kelasnya dengan model kelas 4 lokal didepan dengan model kotak melingkar. Arsitek pembangunan SLB Muhammadiyah Pekajangan ini adalah Sdr. Ariston yang dengan ikhlas memberikan shodaqoh tenaga arsiteknya. Pembangunan sekolah istimewa SLB Muhammadiyah Pekajangan diharapkan bisa membantu menyelengarakan pendidikan agar bisa membantu anak-anak disekitar Pekajangan khususnya di Kabupaten Pekalongan, kedepannya bisa menyaring warga masyarakat yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pekalongan, Ipung Sunaryo, S.Pd., M.Si. dalam sambutannya sangat senang PCM Pekajangan secepat ini dalam keseriusan pembangunan SLB di kawasan Kab. Pekalongan, diharapkan SLB Muhammadiyah Pekajangan bisa membantu pemerintah Kab. Pekalongan dalam bidang pendidikan sekolah khusus, karena di Kabupaten pekalongan sudah ada sekolah berpendidikan inklusi, ada 262 anak berkebutuhan khusus di sekolah onklusi. Permasalahannya yang ada dalam pendidikan SLB karena masih kekurangan guru pendamping khusus
sebagai syarat guru yang mempunyai ijasah sekolah PLB. Kondisi SLB di Wiradesa sudah overload, dan pada akhirnya gedung SKB Gandarum Kajen, digunakan gedung SLB untuk area Kajen dan sekitarnya. Menurut data BPS jumlah anak di Indonesia pada tahun 2022 kurang lebih berjumlah 66.6 juta, 3,3% anak berkebutuhan khusus dengan jumlah 2.297.000 , hanya 11% yang mampu menikmati pendidikan. Anak-anak yang berkebetuhan khusus ini adalah aset yang perlu kita jaga untuk bisa berdiri dan berkiprah dalam pembangunan, adanya SLB Muhammadiyah Pekajangan diharapkan bisa memberikan pendidikan anak-anak untuk tetap bersekolah.

Dalam tausyiahnya Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Pekalongan, Drs. KH. Mulyono Kastari menegaskan PCM Pekajangan menjadi pionir dalam segala aspek, terkhusus dalam pembangunan Sekolah Istimewa SLB Muhammadiyah Pekajangan di kawasan Kab. Pekalongan. Tanah ini merupakan wakaf dari Bpk. Kholiq Aziz. Apresiasi pendirian sekolah itu biasa, tetapi kalau SLB ini sangat istimewa, inilah "inovasi yang kreatif dan dinamis", saudara2 kita yang berkebutuhan khusus bukan kelompok kelas-kelas tertentu, mereka mempunyai hak yang sama dengan kita dalam mendapatkan pendidikan. Semoga semua yang terlibat baik orang-orang yang mewakafkan baik tanah, materi uang, dan lain sebagainya, bisa mendapatkan jariyah yang terus menerus mengalir sampai ke alam akhirat.

Selanjutnya Prosesi Peletakan Batu Pertama Pembangunan SLB Muhammadiyah Pekajangan oleh PDM Kab Pekalongan, PCM Pekajangan, PCA Pekajangan, kepala cabang dinas pendidikan wilayah XII Jawa Tengah, pimpinan Cabang Dikdasmen dan PNF pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan, penasihat Muhammadiyah Pekajangan, kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kab. Pekalongan, kepala dinas kesehatan Kab. Pekalongan, kepala kantor kementerian Agama Kab. Pekalongan dan ditutup dengan foto bersama.
Powered by Froala Editor