MUHAMMADIYAHPEKAJANGAN.OR.ID, PEMALANG - Dakwah Kultural Pesantren menjadi topik yang diangkat oleh Kyai Dr Sumarno Mudir IMBS Miftahul ulum Pekajangan ketika mengisi Pengajian Ahad pagi PCM Ulujami yang diselenggarakan di Desa Mojo Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang yang hadiri 1000 Jamaah (25/8/2025). Dakwah merupakan konsep yang sangat luas dalam Islam, mencakup berbagai aspek seperti penyampaian ajaran agama, transformasi masyarakat, dan pembentukan identitas budaya. Di Indonesia, Muhammadiyah, sebagai salah satu gerakan dakwah terbesar, telah memainkan peran penting dalam menyebarkan pesan Islam serta memperjuangkan perubahan sosial. Salah satu dimensi yang semakin diperhatikan dalam gerakan dakwah Muhammadiyah adalah dakwah kultural.
Sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, pesantren telah lama menjadi pilar penting dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Peran yang diemban pesantren tidak hanya terbatas pada penyebaran ilmu agama, tetapi juga mencakup tanggung jawab sebagai agen perubahan sosial (social change) dan perubahan budaya (culture change). Dalam konteks ini, pesantren mampu memelihara tradisi dan nilai-nilai keislaman sekaligus memberikan kontribusi signifikan dalam mengubah struktur ide dan pemikiran di tengah masyarakat. Melalui pendidikan yang komprehensif dan dakwah yang inklusif, pesantren berperan dalam membentuk karakter, memperkuat identitas keagamaan, dan mendorong kemajuan sosial dengan tetap menghormati kearifan lokal. Dengan demikian, pesantren tidak hanya menjadi benteng pertahanan tradisi Islam, tetapi juga motor penggerak bagi pembaruan pemikiran dan praktik sosial di berbagai lapisan masyarakat.
IMBS Miftahul ulum Pekajangan sebagai lembaga pendidikan dan dakwah Tafaqquh fi al-din melalui kajian ilmu klasik dan kontemporer menyiapkan diri untuk menjadi penjaga kuktur dan budaya yang baik sekaligus sebagai agen perubahan sosial dan budaya. Pesantren IMBS Miftahul Ulum Pekajangan memainkan peran dalam tiga jalur, yaitu: (1) Tafaqquh fi al-din melalui lembaga pendidikan dan dakwah; (2) Pengajaran kitab kuning melalui pendekatan dialogis, kritis dan terbuka; (3) Penanaman akhlak al-karimah dalam lingkungan pesantren dan lingkungan masyarakat sekitarnya.
IMBS Miftahul ulum Pekajangan Pekalongan Jawa Tengah telah membuka Pendaftaran Penerimaan Santri Baru untuk Tahun Pelajaran 2025-2026.

Sumber Berita : IMBS Miftahul Ulum
Powered by Froala Editor