MUHAMMADIYAHPEKAJANGAN.OR.ID -KEDUNGWUNI, Majelis Dikdasmen & PNF PCM Pekajangan menggelar pelatihan guru dengan tema "Mendorong Pembelajaran Matematika Bernalar dan Kontekstual di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah bersama Gernas Tastaka, NUC dan Paragon Corp" bertempat di Gedung SLB Lentera Hati Pekajangan yang dihadiri oleh tenaga pengajar dari tingkat dasar dan menengah dari 12 sekolah dari Kota dan Kabupaten Pekalongan selama 6 hari. (23/12/2024)
H. Rochman, M.Pd selaku Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PCM Pekajangan membuka acara dan sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan ini semoga amal kebaikan berbagai pihak mendapatkan balasan karena sudah bersemangat memajukan guru-guru di Pekalongan.
Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP) PWM Jawa Tengah, KH. M. Irzal Fadholi, MPd., M.Pd.I, dalam sambutannya dengan motivasi "Materi itu penting, tapi cara mengajar lebih penting dari materi, dan guru yg mengajar lebih penting dari cara mengajar dan ruh seorang guru lebih penting dari guru itu sendiri." ujar KH. M. Irzal.
Beliau menambahkan bahwa jaringan antar guru juga sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dan berbagi pengalaman dengan rekan sejawat sangat mendukung kemajuan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, KH. M. Irzal juga menceritakan pengalamannya saat berada di Jakarta, di mana biografinya pernah dimuat dalam majalah Kementerian Perdagangan. Melalui program kerjasama yang dijalankan, akhirnya acara pelatihan ini dapat terselenggara untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar matematika.
Beliau juga menegaskan, bahwa tantangan besar bagi dunia pendidikan Indonesia adalah bagaimana mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tahun 2045, yang merupakan tahun penentu untuk menuju Indonesia Emas. "Anak-anak kita yang sekarang berusia 9 hingga 10 tahun, kelak di tahun 2045 akan menjadi generasi penerus bangsa. Mereka harus dilatih dengan kemampuan yang unggul di bidang sains, dan matematika adalah salah satu kunci untuk mewujudkan hal tersebut," tambahnya.
KH. M. Irzal berharap agar para guru dapat terus mendalami keahlian mereka, dengan menyatakan, "Guru yang hebat adalah guru yang mampu menyempurnakan keahlian dan skill-nya. Keahlian tidak selalu berkaitan dengan gelar akademis. Mari belajar bersama, khususnya di bidang matematika, karena kesempatan tidak datang dua kali."

Ahmad Rizali, Ketua III Bidang Pendidikan dan Kebudayaan NUC sekaligus Ketua Presidium Gernas Tastaka, dalam sambutannya menekankan pentingnya kompetensi guru dalam mengajar matematika. "Guru memiliki kompetensi yang sangat besar untuk mengembangkan kemampuan siswa di bidang matematika. Di pelatihan ini, bapak ibu guru akan diberikan materi yang interaktif dan mudah dipahami, dengan sesi selama 6 jam sehari selama 6 hari," ujarnya.
Suci Hendriana, Head CSR dan Corporate Communication PT. Paragon Corp, yang mewakili pimpinan PT. Paragon, juga memberikan sambutan. Di penghujung tahun, Suci mengingatkan pentingnya semangat dalam belajar dan mengajar. "Perjuangan seorang pendidik sangat luar biasa. Ada guru yang mengajar dengan semangat, dan matematika sangat erat kaitannya dengan kemampuan bernalar yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat memotivasi dan meningkatkan kualitas pengajaran matematika di sekolah-sekolah, serta mendukung terwujudnya cita-cita Indonesia Emas 2045.


Sumber Berita : MPI PCM Pekajangan
Powered by Froala Editor